[Oneshot] Fallen Leaves

kris

AUTHOR     : AISHITA KIM

GENRE        : Romance, Angst

MAIN CAST :

  • Kris Wu EXO-M
  • Xaeshita Wu
  • Hwang Zi Tao

 

OTHER CAST :

  • Tiffany Hwang
  • Lee Howon / Hoya INFINITE

RATING                  : PG 17

DISCLAIMER         :

Kris Wu is mine in my imagine kekekekeke #dicerai Jongwoon. Only Xae that will be mine, Kris belongs to his parents, his family, and #sigh SME.

Recomended Song   :

Shinhwa – On the road (harus wajib denger  XD)

Authors talk                 :

lima menit bikin poster tiga puluh menit mikirin konsep cerita, karan EXO bakal comeback, saya lempar ini sebagai obat galau liat teaser kangmas Kris tadi pagi.. XD so.. buat para EXOTIC (bener ga? saya cuma fanatik sama KrisYeol Couple sih… jadi maaf ya kalo ada salah2 tulis disini XD #dirajam) have all of you enjoy it XD

yukkk RCL JUSEYOOOO XD

—————————————————————————————-

Jalanan sepanjang Myeongdong masih senyap, hanya terdengar beberapa tapakan sepatu yang beradu dengan kerasnya paving trotoar, lelaki itu berjalan setengah sadar, bukan karena pengaruh alkohol. Tapi karena matanya memang enggan terpejam.

Kantung hitam tebal di matanya membuat tampilan pria itu tampak sangat tidak terurus. Sekalipun beberapa benda berlabel cartier maupun piaget, menghiasi pergelangan tangannya. ditambah setelan dari Armani yang melekat di raganya. Tidak membuat lelaki itu terlihat berkelas. Seperti kesehariannya.

Dia, si wajah dingin, Kris Wu.

Executive muda yang lahir dari tangan dingin Tiffany Hwang. Pengusaha golongan atas korea selatan. Kris menghela nafas lagi entah untuk keberapa kalinya, Tiffany, nama wanita yang telah memberinya kedudukan itu, terus terngiang di otaknya. Kris sangat tidak ingin mendengar nama apalagi melihat wanita itu.

 

“Kris, kau harus memilih, perceraian atau karier dan masa depan cerah”

 

Ultimatum big boss Hwang beberapa hari lalu, membuatnya terhenyak. Saat itu pandangan kris kosong seketika. Bagaimana bisa, wanita yang sudah dianggapnya kakak kandung sendiri itu, meminta hal mustahil semacam perceraian?

“kau tentu mengerti, posisimu sekarang sebagai CEO, berkat tangan dinginku bukan?”

“ne.. Noona”

“aku tidak menyukai istrimu, aku menginginkan kau yang sendiri, tanpa ikatan, bebas, dan merdeka”

“maksud Noona? Perceraian?”

“kau yang mencernanya sendiri, jangan salahkan aku tentang keputusan yang kau ambil, aku menunggu kabar baik darimu, Wu Yifan”

 

——————————————————————————————

 

Lelaki itu menatap wanita di hadapannya. Lekat tanpa jarak. Senyum pahit menghiasi sudut bibir lelaki itu. Menggambarkan jelas kegamangan yang sedang dia rasakan. Suasana terbangun hening, sekalipun café tempat mereka bertemu dipenuhi suara alunan lembut raindrop gubahan choppin dari piano tua di sudut ruangan. Kepulan uap harum dari secangkir caramel machiatto tidak membuat lelaki itu tergoda untuk mencicipi kopi favoritnya itu. Lelaki itu sudah berjanji tidak lagi akan tergoda seperti hari – hari sebelumnya. Wanita dihadapannya kini menghela nafas berat, yah.. persis sepeti biasanya saat dia akan mulai berbicara.

 

“Kris Wu-sshi, kau sudah tidak menyukai racikan kopiku ternyata”

 

Lelaki bernama Kris itu hanya tersenyum. Pahit.

 

“kau sebaiknya memberiku secangkir besar espresso, bukan machiatto manis yang kau peruntukkan untuk suamimu, Xaeshita Wu”

 

Wanita itu tersenyum manis, meskipun hatinya bergejolak.

 

“kau menemuiku disini tentu dengan tujuan yang jelas, aku tidak ingin menunggu lagi, kuharap semua sudah selesai”

 

“tidak dengan tujuan itu, aku kemari hanya untuk mengetahui kenyataan”

 

Xaeshita mengendikkan bahu, seolah berkata, terserah kau saja.

 

“Arraseo, cha.. silahkan nikmati kopimu, aku harus kembali bekerja” pamit wanita itu datar.

 

Kris kembali mengangguk singkat. Matanya tidak pernah rela melepas siluet wanita di retinanya itu. Mau tidak mau, menyerah adalah kunci terakhir dari segala keruwetan hidup yang dijalaninya. Kris segera menyeruput isi cangkir dihadapannya hingga kosong. Di pandangnya lekat lagi ibu dari anak semata wayangnya.

 

“Wo Ai Ni”

 

Desah lidah lelaki itu, dia mengeluarkan map coklat dari tas kerjanya. Membukanya, lalu menandatangani sesuatu , lalu meletakkan  begitu saja map tadi disamping cangkir kosongnya, lelaki itu mantap melangkah tanpa mau lagi berpaling. Hidupnya sebagai ayah dari Xiaoling Wu berakhir di atas kertas tadi, juga dengan akhir pernikahannya dengan Xaeshita Wu.

 

“Daddy, Xiao kangen”

 

Belum genap sepuluh langkah lelaki itu berjalan, pekikan kecil putrinya terpaksa membuat Kris berhenti melangkah. Tangan mungil milik putrinya mengelayut manja di jas Kris, mau tidak mau Kris mengangakat tubuh mungil itu. Xiaoling tertawa kegirangan. Hati Kris kembali tersayat, mungkin dia bisa hidup tanpa ibu putrinya, tapi tidak untuk tawa manis renyah milik Xiaoling. Dia akan terasing tanpa ampun.

 

Kehidupannya hanya berputar pada satu poros, karier dan keluarga Hwang. Menjadi pewaris perusahaan multi level sekelas Hwang Group mungkin mampu memenuhi ambisi mudanya. Kris akan mendapatkan kepuasan tersendiri.

 

Lalu bagaimana dengan hatinya? Apakah ambisi yang selama ini dia kejar mampu membuat hidupnya berwarna? Apa hidupnya akan semenarik senyum putri kecilnya ini?

 

“Dad.. Daddy sakit ya? Daddy dari tadi diem aja”

 

“oh.. tidak, Daddy baik – baik aja kok, bagaimana sekolahmu”

 

“menyenangkan, Mommy dan Uncle Lee selalu mengantar jemputku”

 

Kris tersenyum kecut. Lee Howon, lelaki itu telah berhasil mengajuk hati putrinya, jadi Kris tidak perlu lagi mengkhawatirkan keadaan dua perempuan yang paling berarti dihidupnya itu.

 

“Daddy kapan pulang? Kenapa Daddy ga mau pulang sih? Xiao ga mau tidur sama Mommy aja, maunya sama Daddy juga”

 

Kris tersenyum kecut lagi, dikecupnya singkat pipi putrinya. Menurunkannya dari gendongan.

 

“Daddy pergi dulu, berjanjilah jadi anak yang manis, turuti semua perkataan Mommy, dan jangan nakal”

 

“ga.. ga mau.. Dad ga boleh pergi”

 

Xiaoling mulai terisak, tapi Kris tetap pada pendiriannya. Lelaki itu segera melangkah lebar, tak peduli tangisan putrinya yang mengeras di belakangnya, tak di pedulikannya teriakan sang istri, atau mantan istri, atau.. entahlah, belum ada kejelasan tentang status wanita itu. Dia segera memburu pintu keluar café impian dia dan Xaeshita. Tepat saat Howon membuka pintu hendak masuk ke dalam café itu.

 

“Oh.. Hyung, kau datang..”

Kris hanya melempar senyum dingin, lalu segera mengukur trotoar dengan kaki panjangnya. Pikirannya pecah lagi, dia hanya bisa menghidupi putrinya dengan cara ini. Cara laknat yang disebut penyelamatan oleh Tiffany Hwang.

 

=========================================================================

 

Kris berdiri gagah di depan altar gereja, jas putih keluaran vera wang melekat pas di badan 190 centinya. Lelaki itu terus menggulum senyum dingin. Hatinya kini tidak berbentuk,  tidak ada lagi debaran menegangkan seperti yang dia rasakan saat menikahi Xaeshita, lima tahun lalu.

 

Sementara Tiffany Hwang berdiri anggun dengan gaun putih mewah rancangan vera wang juga, mahkota kecil menghiasi rambut panjang wanita itu. Senyum bahagia tidak henti terukir di wajah sempurnanya.

 

Walaupun pernikahan ini tidak seperti yang diharapkan. Hanya ada beberapa orang saja yang hadir di pemberkatan sakral seumur hidup itu. Tapi Tiffany sangat bahagia, baginya kehilangan harta lebih membahagiakan, daripada tidak mendapatkan Kris. Si pengantin Pria.

 

Kidung pernikahan mulai dilantunkan. Pastur sudah berada di depan mimbar, dan kedua mempelai juga sudah hadir, siap menerima pemberkatan.

 

 

“Wu Yifan”

 

“Yes, Bapa”

 

Pastur hanya mengangguk singkat. Lalu menatap lembut pria dihadapannya itu.

 

“Wu Yifan, bersediakah engkau menerima Hwang Zhi Tao sebagai pasangan hidupmu yang sesungguhnya? Mencintai dia meskipun sakit, susah dan lara menghampiri rumah tangga kalian, dan bersediakah engaku menjadi pasangan yang siap menjadi teman berbagi semua hal? Baik itu kegembiraan maupun kemalangan?”

 

“Ne.. Bapa”

 

Jawab Kris dengan lidah yang ingin dia potong sendiri. Sementara Tao melemparkan senyum penuh kemenangan, pendeta bertanya pertanyaan yang sama pada mempelai Kris itu, dan di jawab dengan sangat lancar.

 

“selamat, mulai hari ini kalian resmi menjadi pasangan yang diberkati secara hukum dan sah menurut agama”

 

Pastur mengakhiri pemberkatan nikahnya. Tiffany langsung memeluk adik tersayangnya itu.

 

“ah.. Uri Tao, sudah menikah.. Noona sangat gembira, hai Kris, kau sekarang wajib memanggilku Noona juga, jangan madam atau Sajangnim, Arra?”

 

Kris hanya mengangguk singkat, seraya menggulum senyum pahit. Mungkin ini jalan yang tebaik, putrinya akan dapat tranplatasi jantung tepat saat dia mengucap sumpah hari ini. Putri yang tidak akan pernah dia temui lagi.

 

=========================================================================

Seoul, 17 Tahun Kemudian.

=========================================================================

 

“Kris Gege, Xiaoling Kita akan menikah lusa”

 

Lirih, perempuan itu berujar. Matanya menahan tetesan deras air dari pelupuknya. Dia tahu sangat tidak etis menemui mantan suaminya di jam sibuk kantor seperti ini, tapi anak mereka lebih penting dari segalanya.

 

“dengan siapa, Xae?”

 

“dengan Jung Yun Jae, putri kolegamu itu”

 

Serak, Xaeshita berujar lirih, wanita itu tidak dapat lagi menahan perasaanya sendiri. Gurat – gurat penuaan semakin jelas tergambar di sudut pengelihatannya, sementara air matanya terus membanjir. Kris menarik perempuan yang telah memberinya satu putri paling cemerlang di dunia itu, kedalam pelukannya. Xaeshita tidak bisa mengendalikan diri lagi, Isakannya semakin memberat, sesak dan menyakitkan.

 

“aku gagal mendidiknya Oppa”

 

Kris menghela nafas singkat. Tangan keriput pria berusia 57 tahun itu membelai lembut punggung Xaeshita, mencoba memberinya kedamaian.

 

“kau tidak gagal, anak kita dokter bedah jantung nomor satu di Korea, dia anak cerdas dan brilian yang pernah ku miliki”

 

“tapi luka hatinya yang menuntun dia membenci Pria, oh Tuhan.. aku sangat tidak rela dengan pernikahan ini”

 

“tolong berpikirlah lebih realistis, anak kita hebat, dan pandanglah sisi kurang anak kita menjadi sisi yang lebih menguatkan. Aku mohon tolong hargai keputusan Xiaoling, pandanglah secara bijak. Jika kau ingin menyalahakan seseorang, salahkanlah lelaki disampingmu ini, pernikahan tidak wajarku dengan Tao juga perceraian mendadak kita adalah sumber masalah dari disorientasi ketertarikannya pada lawan jenis”

 

“tapi kau melakukan semua ini untuk membeli jantungnya, obat – obatannya”

 

“sudahlah, jangan dibahas, kita harus menghormati keputusan Xiao, bagaimana kabar Howon? Dia baik padamu kan?”

 

“dia tetap sendiri, hingga sekarang”

 

“maksudmu?”

 

“aku tidak bisa mencintai lelaki lain lagi, hanya Gege satu – satunya di hatiku, tidak akan terhapus, tidak akan tergerus, semua sudah membeku”

 

“Xae..”

 

“Bercerailah, Tiffany Hwang sudah lama meninggal, tidak ada lagi penghalangmu untuk kembali padaku, aku yakin Tao pasti juga tidak akan keberatan, dia memang mencintaimu, tapi dia tahu, kau kan lebih bahagia denganku”

 

“seberapa yakin kau bisa mengatakan hal itu”

 

“Tao menyesal, dia menemuiku tepat setahun pasca pernikahan kalian, dia juga menyesal telah memisahkanmu dengan Xiaoling, dan dia berjanji akan mengembalikanmu setelah Noonanya meninggal, dari aku baru mengetahui semuanya dari Tao langsung, termasuk perjanjian antara kau dan Miss Hwang, kau benar – benar suami hebat, kau rela menjadi tidak normal untuk anak kita, aku sangat mencintaimu Wu Yifan”

 

Kris mengeratkan pelukannya, berusaha membuat wanitanya nyaman, tujuh belas tahun, dan kini dia bisa memeluk nyata belahan jiwanya itu.

 

“temui aku di katredral Gangnam, aku akan datang besok sore, dan kita akan menggulang pernikahan kita”

 

Xaeshita tidak dapat berkata lagi, dia hanya terdiam ketika bibir Kris menaut bibirnya singkat.

 

“Wo Ai Ni”

 

Ucap Kris lamat, lalu bibir mereka menaut lagi.

 

Sementara sepasang bola mata mengawasi mereka dari jarak pandang dekat, mata panda pria setengah baya itu menyiratkan hal tersembunyi.

 

“ah.. liat saja besok pagi”

 

=========================================================================

 

Xaeshita menatap cermin datar dihadapannya lagi. Ah.. dia sudah cantik untuk di lihat Kris sore ini. Dengan gaun ungu pastel dan shawl burgundy yang melingkari lehernya. Pasti Kris akan terpesona padanya lagi. Wanita itu bergegas menenteng Hermes dari meja riasnya. Lalu berjalan tergesa menuju taksinya.

 

Sepanjang perjalanan dia tidak berhenti tersenyum. Mengulang pernikahan? Ah.. hal yang terlalu indah untuk di bayangkan, dia terus tersenyum sepanjang gilasan roda taksinya memotong jarak menuju katredal gangnam, tanpa tahu apa yang terjadi pagi tadi.

 

BREAKING NEWS

PENGUSAHA PEWARIS GRUP HWANG, HWANG ZI TAO, DITANGKAP PIHAK KEPOLISIAN KARENA TERBUKTI MERACUNI PASANGAN HIDUPNYA KRIS WU, HINGGA MENINGGAL DUNIA.

 

Xaeshita dengan anggun turun dari taksinya, lalu duduk di bangku depan altar menunggu Kris dengan senyum yang terus terikat di bibirnya.

Otak wanita itu terus terisi penuh dengan rentetan sepuluh huruf yang teruntai menjadi satu kata, pernikahan. Berlatih dialog pemberkatan sendirian, tanpa mempelai prianya.

=========================================================================

Kkeut

=========================================================================

Iklan

6 pemikiran pada “[Oneshot] Fallen Leaves

  1. Njiirrr…..
    Ternyataaa….
    Saoloohh….
    Penuh dengan kejutan emang… mamajang daeeebaakk!!!
    Jadi ini cerita ttg hubungan sesama jenis…
    Padahal di awal udh mikir.. mana zi tao nya… keluar2 maen dinikahin wae… ama kris wu.. gue pikir gender switch kek gitu… ternyata emang dibikin sesama jenis 😂
    Daebak daebak…
    Imajin nya…. 👍 jjang!! 😂
    Btw agak aneh gimana gitu.. napa kok tiffany nya kekeuh nikahin kris ama tao.. yg suka ama kris ni si tiffany nya apa tao nya 😑
    Keknya ini semacam obsesi gitu yeth? Hmmm
    Gue mendugaduga bisanya 😂

  2. Ping balik: Library | aishitaWorld

  3. hi, new reader in your blog,.
    dpt link dr ffi,.. 🙂
    omo, taoris,. 😦
    kasian kris hrs nemui hal2 kyk gini dlm hidup,..
    melakukan semua hal yg tabu demi keselamatan klwrga kecil, hidup anakny,..
    gk nyangka,..
    tp knpa tao hrs bunuh kris? lalu bwt ap dia dtngi xaeshita, minta maav kl telah merebut kris,..
    tao jaat,.
    anak kris jd nikah am sesama perempuan jg,..
    tragis bgt nih ff,.. ; “(
    ok, d’tgg lanjutanny,.
    fighthing,.. 🙂

    • salam kenal..
      makasi uda comment 🙂

      Kris masih jadi leader dingin yang baik XD daripada leder cowo SM yang lain, image Kris ini paling pas deh buat peran dingin kaya gini.. tadinya mau bikin Yunjae, tapi kok dapet feel ke Taoris XD

      sering mampir juga yaa. 🙂

  4. Ping balik: [FICLET] CROSSED STREET | FFindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s