[FICLET] CROSSED STREET

cross

AUTHOR               : AISHITA KIM

GENRE                  : Romance, sad, mixed genre.

Legth                     : Ficlet

CAST                    :

  • Choi Hyejin (OC) aka Regina Pramesti
  • Kim Jong Dae
  • Kim Minseok

RATING                : PG 17.

DISCLAIMER        : THEY ARE BELONGS TO GOD,THEIR PARENT AND

THEIR SELF, just the story that mine J

Author talk           :

saya tidak tahu kenapa akhir – akhir ini galu gegara liat fancam SS5 SEOUL dengan solo KRY didalemnya, tetiba kangen Yesung terus muncul bayangan Kris, ada ide sebenaernya mau bikin ini ff pairnya KrisYeol kaya biasanya, tapi kurang greget ah,, saking seringnya saya buat KrisYeol. jadi saya bikin baru aja dengna cast Xiumin – Chen, bersa lucu aja liat dua mahluk itu kemaren di comeback XOXO 😛 dan makasi naget buat Regina, yang udah boleh pinjemin nama dia untuk FF abal ini.

terakhir.. RCL Juseyooo..

main yuk ke AishitaWorld

 

MOST RECOMMENDED SONG : Super Junior KRY – (-ing)

=========================================================================

Mataku kembali bersirobok dengan mata itu.

Di persimpangan jalan ini.

Sinar hangat surya baru saja menyemburat jingga di atas kepalaku. aku menggulum senyum kecut. Selangkah kakiku beranjak ingin sekali mebalik arah dua langkah lebih cepat.

SIAL!

Wajah tanpa cela di hadapanku benar – benar membuat frustasi. Hidung bangir milik klan Choi tempat dia menghirup nafas untuk hidup pertama kalinya, jelas sangat kental. Lekungan kecil di sudut pipi tirus membuat senyumnya semakin menggoda. Persis seperti milik Oppanya, Choi Siwon, si taipan Asia, dan hai… tubuh semampai berkisar diangka 178 centi itu benar – benar menegaskan gadis ini asli keturunan Choi yang terhormat. Kau tentu tahu Choi Minho, atlit basket kebangaan korea itu juga Oppa raga imaginer dihadapanku ini!

SIAL!

Ingin rasanya Aku membuang pandang kearah lain, tapi mataku berhianat untuk kesekian kalinya . tidak mau berpaling dari apa yang dipantulkannya. Aku benci melihat dia tersenyum seperti itu. Sangat berkelas dan tanpa cela.

SIAL!

Katakan berapa kali lagi aku harus mengumpat kesal?

Dan dia kembali tersenyum. Seperti pagi kemarin. Ketika langkahku terhenti secara otomatis di persimpangan jalan ini. Kepalaku mendongak keatas menikmati titisan bidadari surga dihadapanku. Setiap pagi.

Kau lelaki BODOH Kim Jong Dae! Ayolah.. fungsi reklame memang memajang wajah cantiknya untuk menjual produk mahal bukan?

Aku tidak munafik, itu lukisan jiwa yang sempurna, cantik.

Sepanjang Myeongdong memang selalu mememajang beberapa reklame yang mencitrakan sosok sempurna Choi Hyejin.

Keka..

Ani..

Belahan jiwa yang tidak bisa disebut kekasihku.

Aku memilikinya hanya ketika malam menjemput pagi selama tiga kali putaran penuh menit pengukur waktu. Mendekapnya erat sebelum aku harus keluar dari peraduannya sebelum warna kemerahan lahir di timur langit menyambut awal hari.

Ketika matahari merekah dia akan kembali pada yang harus memilikinya.

puluhan gaun yang harus melekati raganya dibawah pendaran kilau blitz dan puluhan lensa professional. Tubuhnya berjalan anggun dengan sedikit angkuh dibeberapa pagelaran peragaan busana designer terkenal, aku membenci pekerjaannya. Sangat!

Tapi aku luluh dengan kata, “sedang apa?” Tepat pada saat rembulan membulat sempurna, pesan itu masuk ke dalam ponselku. Lalu kakiku menyeret sendiri langkahnya menuju flat mewah di pinggir gangnam. Tanganku menekan tak sabar intercom disamping pintu masuk Flatnya. Ketika daun pintu itu terbuka, tubuhku bergerak otomatis menenggelamkan raga kecilnya di balik dada bidangku. Dia hanya akan tersenyum, lalu mencubit kecil perut rataku. Kepalanya menyembul santai, sementara matanya menelusuri tiap jengkal wajahku.

“Bogoshipeo”

Rutuknya singkat, seraya menatap kedalam mataku, bibir mungilnya bergerak menggoda, dan bibirku sendiri menyeringai lebar sebelum melumat singkat candu miliknya itu.

Kuhela nafasku singkat.

Hatiku tidak tahu harus berbuat apa sekarang, otakku buntu dan tidak tahu langkah apa yang kutuju. Aku akan terkutuk jika terus seperti ini. Hidupku tidak akan pernah nyaman dengan semua ini.

Aku berharap tidak lagi mendengar suaranya, menuruti permintaannya, tidak lagi merasa kosong, tidak lagi membuat mataku sembab, tidak lagi melihat baliho di persimpangan jalan ini. Menghapuskan segala sesuatu yang mengikatku dengan harinya.

Dia tidak akan kembali tanpa satu tujuan yang pasti.

Tapi aku kembali berhianat tanpa aturan, aku tetap menuruti apa yang dia pinta, tetap menjadi lelaki dalam bayangan. Lelaki yang mampu menusuk perasaan majikanku sendiri. Aku sadar aku tidak akan bisa menghabiskan sisa hidupku dengannya. Aku hanya seorang pengemudi mobil mewah yang digaji oleh Kim Min Seok.

Tunangannya.

Aku hanya seorang Kim Jong Dae.

Lelaki yang bimbang dan terperangkap dilemma.

Berdiri di persimpangan jalan ini. Dengan senyuman Choi Hyejin di pelupuk mataku.

========================================================================

Today Headline news.

KIM MIN SEOK, HEIR OF KIM PHARMACEUTICAL GROUP WILL BE MARRIED BY SUPERMODEL CHOI HYEJIN.

=========================================================================

>>>>> Next Will Be dek Kim Minseok POV.. please anticipate yeap J<<<<<

=========================================================================

GAJEEEE… Jejogetan bareng Luhan 😀

But please make sure, RCL dan KRITIK pedes yaaaakkk XD

Iklan

10 pemikiran pada “[FICLET] CROSSED STREET

  1. Ping balik: Library | aishitaWorld

  2. Ping balik: [Ficlet] Crossed Street 2 (Minseok POV) | High School Fanfiction

  3. Halo, saia Azura, @frostbitiggy kalau di Twitter, maaf ya saia baru sempat mampir sekarang untuk mereview hehehe.

    Well, dimulai dari sebuah pembukaan, saia beneran suka dengan ficlet ini, singkat tapi tidak menyangka pembaca akan dibawa ke mana. Saia merasa kamu udah punya basis untuk menjadikan sebuah cerita menarik. Contohnya kalimat: Mataku kembali bersirobok dengan mata itu.
    >>> berbeda dari penulis-penulis ff lain yang cenderung memilih kalimat mononton untuk menjelaskan situasi langit dan keadaan sekitar, tapi saia rasa, membuka cerita dengan sebuah aksi yang tidak biasa malah bisa mengundang pembaca untuk melanjutkan cerita kamu, mencari tahu lagi banyak lagi, sebenernya siapa kedua orang yang bersirobok ini.

    Masuk ke latar cerita, yaitu sebuah persimpangan jalan. Lalu, kamu juga menjelaskan latar waktu ceritanya.

    Sinar hangat surya baru saja menyemburat jingga di atas kepalaku. aku menggulum senyum kecut. Selangkah kakiku beranjak ingin sekali mebalik arah dua langkah lebih cepat.

    >>> dari paragraf di atas saia bisa merasakan kamu yang mencoba untuk memainkan diksi, tapi mungkin ada beberapa kesalahan dalam penulisan huruf besar di kata “aku” sebelum “mengulum” (bukan menggulum yah). Dan untuk kalimat “Selangkah kakiku beranjak ingin sekali mebalik arah dua langkah lebih cepat.” Sepertinya ini ada yang kurang enak pada penataan sintaksisnya, sehingga orang yang membacanya tidak langsung menangkap gerakan yang ingin kamu narasikan. Bagaimana kalau: Selangkah kakiku beranjak lantaran ingin sekali berbalik arah dua langkah lebih cepat.

    Dan untuk kata “sial” itu, kamu berhasil membuat diksi pada narasi di paragraf pertama terdengar lebih santai lagi. Itu bagus banget. Cerita kamu jadi berbobot di satu sisi, tapi tetap terasa ramah untuk dicerna oleh pembaca.

    Tapi ada beberapa saran dari saia mengenai kata sapaan seperti nama orang di sini: Kim Jongdae. Di kalimat ini khususnya: Kau lelaki BODOH Kim Jong Dae!
    Seharusnya kamu meletakkan tanda koma di antara BODOH dan Kim Jong Dae karena nama Jong Dae di sana merupakan panggilan buat si “aku” untuk dirinya sendiri.

    Lalu, buat frasa yang menunjukkan tempat: di atas, ke atas, ke bawah, ke lapangan, dll. Jangan lupa diberi spasi ya 🙂

    Overall, saia menikmati ceritanya. Ringan. Sedih. Tercampur jadi satu. Oya, terus latihan menulis ya. Saia merasa kamu udah ada bakat dan dasar yang baik banget dalam menulis. Sudah tau dalam menata kalimat dan narasi agar enak dibaca. Tiap kalimatnya juga gak kamu jabarkan terlalu panjang. Jadi, enak untuk dicerna, tapi untuk permainan diksi, mungkin kamu harus mencoba membaca ulang kalimat yang sudah kamu tulis. Diulang-ulang kalau perlu, sampai pas… dan kira-kira dimengerti banyak orang baru deh bisa dipatenkan, karena diksi itu seringnya malah membuat sebuah kalimat nirarti, atau menjadi salah dimengerti.

    Keep writing.
    Nice story.

    • terima kasih ya 🙂

      sudah mampir dan memenuhi janji 🙂
      lain kali akan aku perhatikan cara penulisan dan pilihan diksinya 🙂

      sering mampir ya ^^ thanks for the great riview.. 🙂

  4. Ping balik: [FICLET] CROSSED STREET 3 (HYEJIN POV) | FFindo

  5. Ping balik: [Ficlet] Crossed Street 2 (Minseok POV) | aishitaWorld

  6. Ping balik: [Ficlet] Crossed Street | FFindo

  7. UNNNNNN…..!!!!!

    Kkkkk~ cukup terharu dengan adanya ‘Regina Pramesti’ diatas sana wlwkw, thankyou yah un *sodorin Luhan*

    Ini pov nya Mas Chen ya? profesi si tukang chendol satu itu bener-bener ga ketebak ._. mulanya aku kira dia itu rekan bisnis nya keluarga Choi, tapi di paragraf selanjutnya (yang menceritakan profesi Hyejin) aku kira dia orang Production House atau mungkin fotografernya Hyejin. Eh tau-tau, DIA SUPIRRRRRRRRR????? *zoom in* TIDAAAAAAAKKKKKKKK!!!!!!!p

    Unn, kasihanilah anak malang itu sedikiiiit aja, dia udah jadi tukang chendol dan sekarang jadi SUPIR? Supirnya Xiumin pula? Wkwkwkwkwkwkwkw *peluk ChenChen sayang*. Ini entar ada lanjutannya unn? Hyejin jadinya sama Jongdae dong yah? Si Jongdaenya tiba-tiba menang undian gitu terus jadi kaya terus berenti jadi supir terus nikah sama Hyejin ??? /ngawur/ /ditabokAiunn/

    Yang paling aku suka disini adalaaaaaaaaaah tata bahasa khas Aishita unn yang rapih bgt (meski ada sedikit typo unn ._. kkkk~) penokohan yang lugas, juga penggambaran suasana perasaan si tokoh yang ngena bgt. Betapa sosok Kim Jongdae yang mengagumi Hyejin tuh nyampe bgt.

    Aku gapeduli kok kalo si Hyejin melakukan hal yang menyimpang gitu sama si Jongdae wkwkwkw. Kalo perlu Hyejin menguras habis harta Minseok lalu kawin lari sama Jongdae dan hidup selama-lamanya bahagia dengan Kim Jongdae, mungkin di L.A atau di Paris? /plakk/

    • wkwkwkwkk..
      mian baru post sekarang… tadi malem inet ngambek 😦

      tukang chendol? ciyus deh XD #alay

      next mau bikin Minseok dulu, tapi kanyanya lebih seru Hyejin POv dulu deh… ni ntar siang palin bisa lanjut 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s