[ficlet] Prochains Mois

[ficlet] Prochains Mois

4 Oct

10703706_10152751438740281_5901563417785837558_n

Title            : Prochains Mois

AUTHOR     : AISHITA KIM

GENRE        : Urban Life

CAST :

  • Hwang Mirae (OC)
  • Kim Junmyeon

Other Cast :

  • Lee Donghae
  • Choi Siwon

RATING                  : PG 17

LENGTH                : Ficlet

DISCLAIMER         : Only story that mine. Do not plagiarism 😛

Author talk            : hai.. hai.. ketemu lagi dengan saya, Aishita Kim.. saya ga bisa bikin intro panjang-panjang hehehe pesen satu hal aja, silakan berkunjung ke blog pribadi saya aishtaworld.wordpress.com saya lagi buka kasting buat EXO drabble Series saya, silakan mampir ya jika berminat 🙂

=========================================================================

I really love her, but when it turns to PMS, OH MY!!

– Kim Junmyeon

 

“Hyuuuuuuuunggg”

“Turunlah, Kim Jun, everything will be alright”

Siwon menepuk perlahan bahu hoobaenya itu, memberinya senyum empati juga semangat, oh ayolah Junmyeon hanya mengganti warna rambut.

Dari Pirang menjadi Hitam.

Tapi raga leader EXO itu benar-benar enggan kembali ke apartemennya.

“Aaaaaku.. aku.. tiiii..”

“Ya! Kau ini leader 12 wolfeu, mereka saja bisa kau kendalikan, masa hanya seorang Hwang Mirae kau bertekuk lutut padanya”

Donghae menambahi kalimat motivasi untuk Junmyeon, demi semua ucapan sarkasme Heechul, Hwang Mirae akan menyukai warna terbaru rambut Junmyeon, meskipun mungkin mulut wanita itu akan berkomentar setajam lidah Cho Kyuhyun. Mengingat siklus bulan yang sedang menghampiri istri Junmyeon itu,

“Aaaaakuuu.. aaaa Hyuuuuunggg… kumohon.. bawa aku..”

Junmyeon melemparkan puppy eyes-nya bergantian pada manik kelam Siwon dan Donghae, berharap kedua Sunbae-nya itu akan luluh, lalu membawanya ke dorm super junior, atau mungkin ke apartemen Siwon.

“No! Dorm sudah penuh dengan membermu, kau pulang saja ke apartemenmu”

Donghae menggelang, ia sudah cukup pening dengan 11 kepala yang menyerang Dorm tercintanya, keputusannya mengajak Sehun mengginap, benar-benar salah, yah Sehun tentu harus sepaket dengan pasukannya. Maknae Junmyeon itu kadang-kadang menjengkelkan, sungguh Donghae hanya ingin teman tidur, saat dorm sepi ditinggal member super junior berlibur selepas SS6 SEOUL kemarin. Tapi bukan selusin pria berisik, pengecualian untuk Minseok dan Luhan, dua member EXO M itu memang terbilang pendiam.

Manik mata memelas Junmyeon kini beralih menatap visual super junior dihadapannya, Siwon menghela nafas, dia ingin sekali membantu, tapi jadwalnya sudah padat hingga akhir minggu, dan dia tidak mungkin pulang ke apartemennya.

“Aku harus terbang ke Roma malam ini, aku ada jadwal syuting Kim Jun, maaf”

Junmyeon menatap lantai mobil gundah, oh! Kenapa dalam satu bulan wanita harus mendapatkan siklusnya sih?

“Sudah, kita upload saja rambutmu di instagramku, kita lihat reaksi exo-L, aku yakin wanita akan bereaksi sama”

Donghae asyik memainkan ponselnya, mengambil gambar mereka bertiga, lalu segera mengunggahnya ke instagram, hanya dalam berapa detik, likesnya sudah mencapai 150k, Donghae menunjukkan layar ponselnya pada Junmyeon

“Ah.. fansmu benar-benar daebak, seratus lima puluh ribu orang dalam detik, wow Kim Junmyeon, popularitasmu tak terbantahkan”

Donghae berdecak kagum, rekor likes kali ini bahkan mengalahkan likes selcanya bersama Sehun beberapa hari lalu.

“Yakin dia akan suka Hyung?”

“Istrimu itu EXO-L juga kan? Dia pasti menyukainya, Kim Jun”

Siwon terus memotivasi Suho, oh dia benar-benar bersyukur belum menikah, menikah rumit ternyata.

“Imcha juga sudah mengatakan resep sederhana untuk meredam emosi istrimu itu, peluk dan katakan saranghae, selesai perkara”

Donghae bersuara lagi, sementara Junmyeon masih ragu, Im Chaeri memang sahabat Mirae semenjak kuliah, tapi saran tunangan Yunho sunbaenim itu terlalu sederhana, dan bukan Mirae sekali.

“Tapi…”

“Oh! Jun! Istrimu hanya PMS, kenapa kau setakut ini, Oh! MY!”

Donghae menggertak gemas, lelaki yang memelas dihadapannya ini SUHO si leader EXO yang bisa mengintimidasi dengan tatapan tajam matanya itu kan? sangat lucu dia takut pulang kerumah hanya gegara ganti warna rambut dan istri yang sedang sensitif di masa PMS

“Tapi Hyuuuuung”

“Berhenti merenggek, TURUN! TEMUI ISTRIMU! PELUK!”

Donghae mulai habis kesabarannya, belum lagi habis ini, di Dorm dia masih harus memberi makan sebelas mulut serigala kelaparan. Kim Ryeowook sedang berada di Cebu, jadi mau tidak mau dompet Donghae terpaksa menggempis sepanjang minggu ini, karena tidak ada yang memasak. Meminta tolonf pada Yixing ataupun Kyungsoo, Donghae tentu tidak enak hati, masa Sunbae pelit sih?

“Haeee”

Siwon menepuk-nepuk pelan pundak sahabatnya, mencoba menenangkan amarah pria mokpo itu.

“Oh! Choi.. aku harus bilang pada Yunho Hyung dan Leeteuk Hyung, mereka harus menambahkan etika pergaulan dengan wanita di kelas per-leader-an mereka, SM grup tidak boleh lagi punya leader seperti ini, keras diluar lembek karena wanita”

“Aish.. iya Hyung.. iyaa… aku turun”

Junmyeon segera membuka sliding door Van milik Super Junior itu, turun lalu membungkukkan badannya, memberi salam pada Donghae yang kini malah asyik merekam perpisahan mereka, dengan ucapan anyeong berkali-kali. Junmyeon hanya berharap, semoga video norak itu tidak terupload ke instagram atau semacamnya.

############################################

513955124

Junmyeon menekan password flatnya, begitu pintu terbuka ia melangkahkan kakinya takut-takut, tangan Junmyeon terus menerus membenarkan letak beannie yang terpasang di kepalanya, berharap surai kemilau hitam rambutnya tertutupi dengan sempurna. Suara cekikan Mirae dari ruang televisi, membuat Junmyeon bergidik, entahlah firasat buruk menghantui kepala si leader EXO, ia berjingkat menuju kamar utama mereka, tanpa mengusik ketenangan Mirae yang tengah asyik bergelung di Sofa, Oh! My! PMS istrinya benar-benar!

“Kau sudah pulang?”

Sambut Mirae hangat, begitu sosok Junmyeon terperangkap di kedua lensa matanya. Junmyeon memutar tubuhnya, memberi senyum kikuk pada sang istri, sepertinya mood Mirae sudah membaik, tidak seburuk pagi tadi.

“Duduklah Oppa”

Mirae menepuk ruang kosong di sofanya, Junmyeon melangkah kikuk, bahkan caranya melesakkan kedua pantatnya terkesan sangat hati-hati.

“Lihatlah, kau pasti tergelak”

Junmyeon mengintip pada layar datar ditangan istrinya, wanita itu tergenggam tablet keluaran perusahaan berlambang apel tergigit, dengan aplikasi instagram memutar video pamitannya pada Donghae tadi. Ah sial! Memalukan saja!

“Kau mengecat rambutmu?”

Komentar Mirae pendek, lalu mulai menelanjangi Junmyeon dengan pandangan men-judge-nya. Junmyeon segera melingkarkan tangannya di perut Mirae, menariknya dalam dekapan.

“Aku sangat mencintaimu, Sayang.. sungguh, jangan ceraikan aku..”

“Kau ini kenapa Kim Junmyeon?”

“Aniii.. aku benar-benar mencintaimu, akan kuganti warna pirang lagi besok, kumohon.. jangan ceraikan aku, Sayang”

“Siapa yang mau bercerai? Kau ngelindur, Jummyeon-ah”

“Tadi pagi Kau mengatakan jika aku mengganti warna rambutku, kau akan menceraikanku, saat aku membicarakan konsep comeback kami oktober nanti”

“Aapa iya?” Mirae tergagap

“Kau bilang aku tidak akan terlihat seperti kue pai panggang panas yang mampu menggodamu untuk menciumku dipagi hari ketika rambutku berubah hitam, dan kau bilang perceraian jawaban terbaiknya, Sayang.. kumohon, jangan Ceraikan aku”

Junmyeon mengeratkan pelukannya posesif, Mirae tergelak, well tadi pagi dia memang sedikit berlebihan, ia benar-benar sensitif, tapi PMSnya sudah selesai kok, sore tadi bulanannya sudah menjemput.

“Yaa! Kenapa tertawa” Junmyeon merajuk tidak terima. “Aku hampir saja merenggek pada Donghae Hyung agar menyeretku ke dormnya, bergabung dengan memberku, agar kau tidak menceraikanku, kau seha-“

Mirae menarik tubuhnya dari Junmyeon lalu mengecup singkat bibir suaminya, ya Tuhan, ini konyol, ocehan Junmyeon benar-benar lucu.

“Aku mencintaimu, Jun, maafkan soal tadi pagi”

Lalu ia merengkuh bibir Junmyeon lagi, membawanya ke ciuman manis yang panas.

-Fin

Iklan

2 pemikiran pada “[ficlet] Prochains Mois

  1. So cute… aaaa ini cerita manis binggoww 😀 OMG, waktu baca, ga ada sedikit pun raut Suho terlintas di benak ini :3 cuma Sehun yang kebayang :3 :v anggap aja aku readers nakal, nggak bisa nurut apa yang authornya kasih :v hahaha keep writing sist, suatu hari–entah kapan–aku akan berkunjung lagi ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s