The Marriage and Us [Day 3]

Author: Bee

Main Cast: Bee, Yesung, SuperJunior.

Category: Marriage Guide LongShot ff

B’s note: This is just an ff. I have tried my best to describe whatever I have in mind. So if you don’t like it, do comment or leave. If you like it, please comment (or just like it, whateva). ^b^

url: http://aineino.wordpress.com/2011/04/01/the-marriage-and-us-day-3

======================

Aduh, sudah pukul 8. Aku harus bergegas kalau tidak mau terlambat. Kulihat pintu kamar yang masih tertutup. Yesung belum bangun, jadi apa boleh buat. Kutinggalkan saja sandwich bakar untuknya di meja di depan sofa. Kutempelkan catatan di dekat piringnya, Baca lebih lanjut

Iklan

The Marriage and Us [Day 2]

Author: Bee

Main Cast: Bee, Yesung, SuperJunior.

Category: Marriage Guide LongShot ff

B’s note: This is just an ff. I have tried my best to describe whatever I have in mind. So if you don’t like it, do comment or leave. If you like it, please comment (or just like it, whateva). ^b^

url: http://aineino.wordpress.com/2011/04/01/the-marriage-and-us-day-2

======================

“Dangkoma itu siapa?” tanyaku.

Yesung menjawab, “Itu peliharaanku.”

Aku terdiam di tempatku. Aduh. Baca lebih lanjut

The Marriage and Us [Day 1]

anyeong chingudeul,, Readerdeul..

comeback lagi ni with new FF kali ini sih repost dari blog Bee Eonni <http://www.aineino.wordpress.com&gt;

Author: Bee

Main Cast: Bee, Yesung, Super Junior.

Category: Marriage Guide LongShot ff

B’s note: This is just an ff. I have tried my best to describe whatever I have in mind. So if you don’t like it, do comment or leave. If you like it, please comment (or just like it, whateva). ^b^

link : http://aineino.wordpress.com/2011/04/01/the-marriage-and-us-day-1

RCL PLEASE..

=======================

Kami berdiri di depan pintu.

“Wah, aku deg-degan nih..” kata Yesung.

Dia tersenyum ke arah kamera. “Saya benar-benar deg-degan nih, pemirsa. Kira-kira rumah kami bakalan seperti apa ya?”

Dia menatapku, “Yeobo, kira-kira rumah kita seperti apa ya?”

Kuraih pegangan pintu, lalu langsung kubuka pintu depan. “Seperti itu. Lihat saja sendiri.”

Yesung memandangku dengan tengsin. Dia masuk sambil menggerutu, “Ya, seharusnya kamu itu ngikutin alurku gitu loh. Kan kita perlu memancing rasa penasaran penonton biar mereka seneng nonton acara kita. Kalau caramu…”

“Waa~ koper-koper kita sudah sampai!” seruku mengabaikan gerutuan Yesung. Lagi-lagi dia memandangku tengsin, tapi dihampirinya juga tumpukan koper di tengah ruangan.

Aku mengambil dua buah koper berukuran sedang. “Yang dua ini punyaku.”

Kulihat di sekitarku ada kira-kira 3 koper besar dan 3 buah tas jinjing besar. “Yang dua ini punyaku,” Yesung ikut memilah barangnya. “Sama dua tas ini juga,” tambahnya.

Buset dah. Banyak amat bawaannya. Pikirku. Aku yang cewek aja cuman bawa 2 koper ukuran sedang. 1 buat baju, lainnya buat barang-barang kebutuhan cewek plus berkas-berkas kerjaan.

“Itu semua barangmu untuk dua minggu?” tanyaku.

“Ya. Yang ini isinya baju-baju,” ujarnya menunjuk satu koper besar. “Yang itu isinya aksesories,” tunjuknya pada salah satu tas jinjing. Tas jinjing yang lain, “Itu hobiku,” katanya.

“Terus itu koper, apa isinya?” tunjukku pada satu koper lain miliknya.

“Oh, itu make-up,” sahutnya ringkas.

Aku memandangnya aneh.

“Apa?” tanyanya begitu melihat pandanganku.

Kutunjuk satu koperku, “Ini koper bajuku.” Lalu kutunjuk koper yang lain, “Yang ini isinya aksesories, make-up, dan hobiku.”

Dia mengamati koperku. “Terus?” dia malah bertanya.

“Yesung ssi, kita kan hanya akan tinggal di sini selama dua minggu. Bawaanmu banyak bener.”

“Jongwoon Oppa,” dia mengoreksi panggilanku padanya, membuat aku tertunduk malu karena melupakan kesepakatan kami.

“Aku ini idol. Aku kan harus menjaga penampilan.”

“Iya sih, tapi kan asramamu hanya 15 menit naik mobil dari sini. Kamu bisa dengan mudah mengambil barang-barangmu kalau ada yang kurang kan?”

Dia memandangku lalu meringis, “Iya juga ya. Wah, Beauty ssi, aku bangga kau menjadi istriku. Ternyata kau pintar!”

“Mwoya~” dingin aku tanggapi gombalannya.

“Apa kami harus berbagi kamar? Maksudku untuk menyimpan barang-barang kami?” tanyaku pada kameraman.

“Ne,” jawab mereka.

Aku meringis pada Yesung. “Hehe, mohon kerja samanya…” ujarku sambil setengah membungkuk.

Dia balas membungkuk.”Ne, mohon kerja samanya. Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?”

“Bagaimana kalau kita bawa koper-koper kita ke kamar dulu, mengatur pembagian ruangan?” usulku.

“Oh iya, bener juga. Ayo kita taruh koper-koper kita di kamar,” mendadak dia meringis, “Aku juga pengin ngeliat kayak apa kamar kita. Hihihi…”

Kami lalu menarik koper dan tas kami ke kamar. Saat menarik koper untuk yang kedua kalinya, aku melihat masih ada koper dan tas yang tersisa. “Tunggu dulu, terus yang dua ini tas dan koper siapa?” tanyaku.

Salah satu kameraman menjawab, “Itu tas kami.”

Aku menepuk jidatku. Ah ya, tentu saja. Mereka kan juga harus tinggal dua minggu penuh bersama kami di sini. Aku nyengir, lalu pamitan untuk merapikan kamarku dan Yesung.

Akhirnya program kami dimulai. Marriage Guide. Biar kujelaskan lagi, ide awalnya adalah keinginan para member Super Junior memberikan hadiah pernikahan pada Shindong berupa video panduan menjadi suami yang baik. Lalu manajemen SME malah mengangkatnya sebagai program reality terbaru mereka. Baca lebih lanjut

The Marriage and Us [Prolog]

mianhaee.. Bee Eonni.. jeongmal mianhae.. aku baru tau lo ada prolognya.. T.T

*bow..

buat para uri reader deul,please.. RCL 😀

Author: Beeimnida

Main Cast: Bee, Yesung, SuperJunior.

Category: Marriage Guide LongShot ff

B’s note: This is just an ff. I have tried my best to describe whatever I have in mind. So if you don’t like it, do comment or leave. If you like it, please comment (or just like it, whateva). ^b^

urlhttp://aineino.wordpress.com/2011/04/01/the-marriage-and-us-prolog

================================================================================================

“Naneunnyeo?” aku balik bertanya pada orang yang sedang mewawancaraiku. Bukan karena aku lagi budek, cuma emang karena ga denger pertanyaannya. Eh, sama aja ya?

Seperti biasa, pagi itu aku berangkat bekerja ke Rumah Sakit Seoul. Sebenarnya karena aku seorang pekerjafreelance, maka otomatis aku tidak punya kantor, tapi sudah beberapa bulan terakhir aku terus datang ke Rumah sakit ini. Pekerjaanku adalah penerjemah Bahasa Indonesia dan Melayu untuk pasien-pasien yang  berasal dari Indonesia, dan kadang-kadang juga Malaysia.

Yang tidak biasa pagi ini adalah ketika aku mencapai pintu utama RS, tiba-tiba datang dua orang yang mendekatiku sambil membawa kamera dan microphone. “Anyeonghaseyo,” sapa pria yang membawa mik.

Aku melihat mereka dan tidak langsung menjawab. Pikiranku langsung berpikir, “Ada apa ini? Apa mereka wartawan? Apa telah terjadi kasus yang mengerikan dan korbannya dibawa ke sini? Wah, kalau begitu aku harus berhati-hati dalam berbicara…”

“Jeogiyo,” sapa pria itu sekali lagi. “Choisonghamnida, apa Anda pekerja di RS ini?”

Aku ga yakin apa yang harus aku jawab, tapi mungkin jujur adalah yang terbaik saat ini. Maka aku jawab aja, “Ne, benar.”

“Ah, kebetulan sekali. Kami kru dari televisi swasta. Saat ini kami sedang mengadakan survei untuk acara yang akan kami tayangkan. Acaranya nanti tentang Super Junior, apakah Anda tahu Super Junior?”

“Ne, geureomyeon,” sahutku. Ya iyalah aku tahu Suju. Maksudku, perempuan kisaran umur 5-70 tahun mana sih yang ga tau Suju?

Wartawan itu melanjutkan, “Wah, hebat. Walaupun Anda orang asing yang sepertinya sibuk bekerja, Anda tetap mengenal Suju ya?”

Aku tertawa. “Aduh si Ahjussi ini. Mereka mah bintang dunia. Siapa sih yang ga tau? Apalagi cewek seperti saya.”

Mereka ikut tertawa. “Ne, majayo. Anda benar. Nah, kami ingin tahu nih, kalau bicara Super Junior, apa sih yang Anda sukai dari mereka? Maksud saya, Anda bukan hanya tahu, tapi suka juga kan dengan Suju?”

“O iya dong. Mereka itu enak dilihat—“ Tawa kedua pewawancara itu memutus kalimatku, membuatku ikut tertawa. Lalu aku melanjutkan, “Benar-benar enak dilihat karena mereka memiliki semuanya. Kemampuanentertaining, tampang, dan pembawaan yang menyenangkan. Menurut saya begitu.”

“Oh, jadi maksud Anda enak dilihat itu bukan hanya karena mereka cakep-cakep?”

Giliran aku yang ketawa. “Awalnya saya juga berpikir begitu. Mereka pasti bisa meraih kepopuleran karena tampang mereka cakep-cakep, tapi ternyata mereka menunjukkan bahwa mereka bekerja keras untuk bisa seperti sekarang. Itulah terutama, saya rasa, yang bisa menyentuh hati banyak orang. Saya yakin, kalau senjata utama mereka hanya tampang, orang-orang sudah dari dulu bosan pada mereka. Termasuk saya.”

“Oh, begitu ya. Baiklah, apakah Anda tahu bahwa Shindong ssi sudah memiliki tunangan?”

Mataku melebar, “Ya, tentu saja. Selamat ya Shindong ssi…” ucapku ke arah kamera.

“Ah, jadi Anda tidak keberatan kalau seorang idola memutuskan untuk berkomitmen di usia dini seperti Shindong ssi?”

“Ya ga dong, Ahjussi ini gimana. Kalau saya mah malahan ikut bahagia. Artinya idola saya itu memiliki kedewasaan yang cukup dan patut diapresiasi.”

“Tapi mungkin tidak semua fans seperti Anda. Ada juga yang jadi ga nge-fans lagi begitu mendengar kabar itu.”

“Ya, ya, saya bisa mengerti perasaannya. Mungkin dia sangat suka pada Shindong ssi.”

“Bagaimana kalau member lain yang akan menikah? Siapa yang paling membuat hati Anda hancur mendengar kabar itu?”

Aku ketawa menutupi bingung. Aduh, susah juga nih. Aku kan bukan pemerhati mereka sampe segitunya, kalau ada mereka aku seneng. Kalau ga ada ya biasa aja. “Ng, siapa ya? Hahaha, saya bingung ah.”

“Hahaha, begitu ya. Baiklah kalau begitu, pertanyaan terakhir. Kalau Anda diijinkan menikahi salah satu dari member Suju, siapa yang akan Anda pilih jadi suami? Dan apa alasannya?”

“Naneunnyeo?” aku balik bertanya pada orang yang sedang mewawancaraiku. Bukan karena aku lagi budek, cuma emang karena ga denger pertanyaannya. Eh, sama aja ya? “Hmm, susah juga, karena saya maunya semuanya buat saya aja. Hahaha, ga ding,”

Kru pewawancara ikut tertawa.

“Aduh, siapa ya? Ng, mungkin Yesung ssi. Soalnya dia kalau tidak salah seumuran dengan saya, dan saya sangat suka pribadinya yang aneh.”

Kru pewawancara tertawa lagi. Lama-lama diwawancarain mereka serasa jadi pelawak deh. Pewawancaranya ketawa mulu! “Haha, alasan Anda boleh juga. Memilih Yesung ssi karena keanehannya..” Baca lebih lanjut

Yesung sebut ‘Indonesia’ untuk SS3 ? SS 4 YEOBO-YA!

 

Ini ada kejadian lucu, dimana Yesung secara enggak sengaja, menyebut nama Indonesia untuk SS3.

Begini percakapannya!!

MC: Dari semua tempat yang kalian kunjungi untuk SS3, Negara mana yang paling kalian suka?

Dan ini jawaban dari para member!

  • Leeteuk: Philippines.
  • Heechul: Malaysia.
  • Yesung: Indonesia.
  • LeeTeuk dan Heechul: HUH?!

Dengan itu, MC langsung bilang

MC: Tapi Yesung-ssi, dalam daftar, disana tidak ada nama Indonesia untuk SS3

Apa yang dilakukan Yesung? Hhaah,, dia langsung diam tanpa kata!! Wuah,, kayanya Yesung udah bener2 pengen dateng ke Indonesia nih!!

VIA: HALLYUHOLIC
THANKS TO TIP: Mentari Hady
TRANS: ELALOLIPOP@ASIANFANSCLUB

nae Yeobo.. JJANG!

Yesung adalah pemenang kedua ‘Immortal Song2′  episode 3.
‘Immortal Song2′ disiarkan pada 18 Juni, di KBS 2TV. Lagu-lagu rockband legendaris BOOHWAL itu tantangan idol untuk menyanyikan lagu tersebut.

Sebelum ke atas panggung, Yesung berkata: “Jika saya melakukannya dengan baik hari ini, aku bisa menjadi pemenang.” Dan akhirnya, sugestinya berubah menjadi kenyataan.

Yesung telah menjadi juara ‘Immortal Song2′ minggu ini. Kemenangannya bahkan lebih bermakna seperti pada episode pertama seperti ia kehilangan di awal turnamen, yang memberikan dorongan untuk harga dirinya ( menentukan untuk menang).

Yesung menyanyikan ‘The More I Love’ yang memberikan suasana sedih. Suara khas yang mendalam memberikan cahaya untuk lagu. Nada tingginya disampaikan dengan baik. Menyanyikan lagu legendaris BOOHWAL seperti bagaimana dia melakukannya hari ini, Yesung telah membuat versi sendiri dengan suaranya yang kuat dan sangat baik.

Kim Taewon (gitaris BOOHWAL dan leader) berkomentar: “Saya belum pernah melihat siapa pun menambahkan catatan yang lebih tinggi untuk lagu ini seperti dia, saya merasa menyesal karena ia membuat lagu sulit seperti ini. Tapi karena saya menyaksikan, Yesung benar-benar mengembangkan perform ini. Saya sangat terkesan dengan akhirnya. “Anggota band lain Seo Jaehyun juga mengatakan: “Dia benar-benar memberikan perasaan melalui bernyanyi”.

Source: nate news
trans; LaCrymaMosa of @YesungCenter
TAKE OUT WITH FULL CREDIT AND NO ADDITIONAL CREDIT
Via: DKP
Indotrans: OCHIROSY@AFC