[Triangle series] The beginning of war

Bz_IK37CIAEm87U

Title : [Triangle series] The beginning of war

 

legth : ficlet

 

casts:

  • Yunho
  • Yixing
  • Chaeri

===================================================================================

“Sungmin Sunbaenim menggumumkan pernikahannya”

 

ujar Yixing sembari memainkan jemarinya di layar tablet milik Chaeri, iseng-iseng mencari tahu apa kata dunia maya tentang dia, exo dan.. yah.. keluarnya Lu-ge dan Kris-ge beberapa bulan yang lalu.

 

“Yunho Oppa juga merencakan penggumuman pernikahan kami”

 

Chaeri menimpali seadanya dari balik konter dapur, tangan wanita itu sibuk memindahkan mie panjang umur dari panci kedalam mangkok, kado untuk Yixing yang tertunda beberapa hari. salah sendiri punya jadwal tak lebih renggang dari bulu kucing.

 

“heeeii… heeei.. heeii.. mana bisa tanpa persetujuanku? kau ini kekasihku tau”

 

tepat saat Yixing menutup mulut, narator saluran TV gossip menayangkan hot news pagi ini, berita pernikahan Sungmin Super Junior dan…

 

YUNHO TVXQ MENGGUMKAN PERNIKAHAN DIAM-DIAMNYA YANG TELAH TERJALIN SELAMA LIMA TAHUN, DAN KINI SANG ISTRI SEDANG HAMIL EMPAT BULAN

 

Yixing memanyunkan bibir, lalu mengerutkan dahi, ketika menyimak  Yunho saat diwawancarai mengenai kehidupan pernikahannya. oh! dia menyesal kenapa harus menyalakan televisi sial itu! disambarnya remote tv lalu menekan tombol off penuh kejengkelan. kalah START sangat menyakitkan bukan?

 

“kau hamil?”

 

Chaeri yang baru muncul dari dapur mematung sejenak, matanya menatap lurus-lurus Yixing, setelah meletakkan mangkok mie dan duduk berhapdapn dengan Yixing di Sofa.

 

well.. bisa dibilang begitu, baru dua belas minggu sih..”

 

So.. tell me, this..” Yixing meraba perut datar Chaeri “My precious art called fetus, that I made eleven weeks ago, dont lie.. this mine?”

 

Yunho’s.. exactly him

 

YOU LIED! 12 weeks same as 3 months, but the news said it was 4 months pregnancy

 

Chaeri memucat, sebenarnya dia juga ragu anak siapakah yang tumbuh dalam rahimnya, Yunho atau Yixing, dia melakukan sex teratur dengan dua lelaki itu.

 

please, Xing-aaa.. please, pretend you dont know anything, this just Yunho’s, I.. dont know, it’s belongs to whom

 

we need to talk later, aku ada latihan dan recording hari ini, aku pergi.. tapi kumohon, Imcha-ya.. jika memang aku benar ayah dari anak kita, please, divorce that stupid DBSK leader.. aku akan memastikan mendapatkan hak atas anakku ”

 

Chaeri mencelos, wajahnya semakin memucat, then the war.. will Begin.. soon..

 

================================================================================

Iklan

[ficlet] You Only Live Once

YOLO

TITLE         : You Only Live Once

AUTHOR     : Aishita Kim

GENRE        : Romance, Angst, urban life

LEGTH         : Ficlet

MAIN CAST :

  • Zhang Yixing / Lay EXO
  • Jung Yunho DBSK
  • Im Chaeri (OC)

RATING                  : PG 17

DISCLAIMER         : Zhang Yixing life in his world, Jung Yunho in His mind, and Chaeri life in their’s life. So please enjoy ^^

========================================================================

“oh, Great!!”

Yunho segera melontarkan nada protesnya, sumpah! Ini benar-benar memuakkan. Menemukan Zhang Yixing bergelung dalam selimut tebal dengan mata tertutup di sofa rumahnya, bukan pemandangan yang ia harapkan tercetak di retinanya pagi ini.

Dia baru saja selesai menyelesaikan puluhan lembar kertas dialog yang sudah direka kedalam gambar, pulang ke rumahnya dengan semangat tinggi, berharap mendapatkan Im Chaeri dalam dekapannya sehabis syuting stripping sepanjang malam.

oh.. Youre Home, Darl..

Kepala Chaeri menyembul dari balik pintu laundry room, ia lalu bergegas melangkah, dan segera mengecup pipi suaminya yang masih terdiam mematung diruang keluarga mereka.

“sejak kapan si China datang”

Alih-alih membalas kecupan Chaeri seperti biasanya, Yunho langsung mengeluarkan pertanyaan penuh sarkasme. Moodnya benar-benar sudah rusak, rencana weekend penuh romansa dengan Chaeri pupus sudah, Yixing akan selalu betah berlama-lama di rumah ini, menguntiti Chaeri kemanapun istrinya itu pergi.

Chaeri segera menarik lembut tangan Yunho, memintanya duduk nyaman di meja makan mereka, menyeduh peppermint tea, lalu menyajikannya di depan sang suami, Yunho sedang cemburu, mendebatnya sama saja dengan memulai perang antar galaksi, tak pernah ada ujungnya.

“tiga jam yang lalu mungkin, he’s just need a little nap, banyak masalah di EXO akhir-akhir ini”

“for how long? A half day? Then after he wake up, he’ll clingly to you in a whole day, he never see me, if its you involved in this case, Im his Sunbae!! And this morning I just wann…”

Chaeri segera mendaratkan kecupan kecilnya di bibir merah muda Yunho, yang dicium segera mem-poutkan bibir saking singkatnya.

calm down darl.. kurasa tidak, Jung, My Darl.. EXO akan comeback tanggal 25 nanti, setelah bangun dia akan segera pergi, Yixing bilang recording albumnya harus diulang, yea.. I think you know, something happen with Lu-ge this morning

Law suit? Aku belum mengeceknya di internet, tapi semenjak kemarin memang Junmyeon terus-terusan berceloteh meminta saran di grup Chat denganku dan Leeteuk Hyung, mungkin masalah Luhan ini”

so Darl.. you’ve know that, aku benar-benar meminta pengertiannmu, Yixing benar-benar kacau”

“aku juga kacau, semalam aku tidak sedikitpun memejamkan mata, bahkan aku harus menyelesaikan skandal tidak bermutu yang disebar sport seoul, ah.. apa salah jika aku hanya ingin tidur dengan mendekapmu? Oh.. Imcha-ya.. its too obivious?

Chaeri menaikkan alisnya, okay, dia sebenarnya tidak ingin mendebat Yunho tentang gossip murahan itu, artikelnya saja tanpa foto dan terlalu mengada-ada, hei.. Chaeri hampir mengenal Yunho sepuluh tahun lamanya, dia Cassieopiea, dan Jung Yunho hard-bias, ia hampir tahu semua tentang kebiasaan Yunho, termasuk gaya kencannya, suaminya tipe classy yang tidak akan pernah mengajak gadis kencan di dalam mobil.

“jadi bagaimana rasanya kencan di dalam mobil? Romantis ya? kau berciuman tidak?”

Upps!!

Yunho menelan ludah, ia tidak bermaksud membahas skandal murahan yang dilakukan si artis wanita agar namanya lebih terangkat itu, permainan media memang sedikit menyebalkan, setidaknya ia bersyukur bukan dispatch yang ahli mereka gambar untuk menghembuskan skandal, hidup didunia selebritas memang melelahkan ketika gossip murahan seperti ini menguak ke permukaan.

anyaa.. aku bersumpah Imcha-yaa, aku tidak ada apa-apa dengannya, we’re pure colleagues, whom filmed together

then.. Oppa-Dongsaeng relationship? What is that? Aku kira cuma Changmin Oppa yang kau perlakukan seperti itu

Yunho mendelik, statement siapa itu? Bukankah dia sudah meminta agensinya mengkonfirmasi bahwa hubungan mereka TIDAK LEBIH DARI SEKEDAR REKAN KERJA?

Mwoya? Aku tidak berstatement seperti itu, Imcha-ya, sumpah aku sudah meminta agensiku membuat pernyataan bahwa kami tidak lebih dari sekedar rekan kerja, rekan berbeda dengan teman lho.. imcha-yaa”

the woman side, FYI.. sudahlah Darl.. aku sadar betul dengan siapa aku menikah, aku tahu betul bagaimana harus bersikap, menanggapi berita sampah seperti itu sama sekali bukan gayaku, no photos no comment, I trust my husband

Yunho mencelos, Imcha-nya benar-benar berubah, dia tidak lagi cemburuan, tidak lagi senang mengkonfrontasi sesuatu yang hanya ada dalam benaknya, dulu satu foto Yunho berpelukan akrab dengan lawan mainnya di Queen of Ambition mampu membuat Chaeri kebakaran jenggot hingga tidak pulang kerumah selama seminggu. Memilih kabur ke Jeju bersama Yixing, untung EXO belum terlalu meledak seperti saat ini, jadi yah Yixing masih si A part of ‘Nugu’ boyband.

“Imcha-ya.. is it true? You’rent mad at Oppa?”

 

Youre Only Life Once, kenapa harus diisi dengan hal-hal yang tidak berguna semacam cemburu atau tuduhan tak berdasar, Oh Oppa.. menikahimu berarti aku juga menikahi U-KNOW Yunho leader Dong Bang Shin Ki yang sepaket dengan prestasi, nama besar, dan skadalnya”

Yunho tersenyum, ia lalu menarik Chaeri ke dalam dekapannya, meciumi puncak kepala sang istri, lalu turun ke dahi, hiung dan berakhir dengan bibir yang saling bertaut.

YOLO..

You Only Life Once..

Jadi kenapa harus mengisinya dengan hal yang tidak penting?

-Fin

=========================================================================

[Drabble] Question

Title : Question

Cast :
Zhang Yixing
Im Chaeri

Lenghth : drabble

Author note :
Tidak berhubungan dengan drabble sebelumnya, another pop up idea, when listened to coldplay – moving to the mars, absurd, geje, gimme the critics please.. ^^ gomapta ^^

=======================================

Somewhere up above the stars
The wreckage of a universe floats past
Somewhere up above my heart
A tiny little seed is sown,
a government is overthrown, Who knows when we’ll be coming home at last

And I heard it on the radio that one day we’ll be living in the stars
And I heard it on a TV show that somewhere up above and in my heart

They’ll be tearing us apart, maybe moving us to Mars
We won’t see the earth again And the seconds just remain unchanged

Eight to nine, nine to ten
We are meeting for the first time
We might never meet again, you and me

We are meeting for the first time can’t you see seven six five three
We are meeting for the first time
Singing this space symphony

They’ll be tearing us apart, maybe moving us to Mars, Past the satellites and stars, they’re moving us to Mars

.:Coldplay – Moving to Mars:.

=======================================

“Kau lihat gugusan bintang disana?”

Yixing membimbing pandangan Chaeri pada hamparan langit kelam diatas kepala mereka, berbaring di hamparan rumput halaman rumah mereka ditengah malam seperti ini, sudah menjadi rutinitas harian mereka semenjak Chaeri hamil, lima bulan lalu.

“Bawaan bayi”

Alasan Chaeri, ketika si nenek alias ibu Yixing, memprotes kebiasaan pasangan muda itu, Entah karena ayahnya berprofesi sebagai astronom, atau memang bayi mereka mewarisi bakat sang ayah.

“Itu gugusan andromeda”

lanjut lelaki keturunan China itu, Chaeri menggelang, teleskop kecil yang sedari menempel pada mata cantiknya berputar mengitari langit yang ditunjuk Yixing.

“Aku tidak melihat apapun, Zhang Yixing”

Yixing menarik tubuh Chaeri, agar semakin mendekat lekat pada tubuhnya, ia membetulkan letak kepala Chaeri di lengan miliknya.

“Lihatlah dengan teliti”

“Eopsoyo” protesnya

Yixing mengacak rambut Chaeri lembut, lalu mengecup puncak kepala istrinya sayang.

“Memang tidak terlihat”

“YA! Dasar pembohong”

Chaeri mengerucutkan bibirnya sebal, Yixing tergelak, lalu mencium singkat bibir merah ranum Chaeri.

“Dilarang marah-marah, sweetie”

“Biar”

“Nanti cepat tua, ayolah honey.. senyum..”

Yixing memandang intens Chaeri, seraya tersenyum memamerkan lesung pipitnya yang dalam, Chaeri mendengus, Ia selalu kalah pada dimple milik Yixing itu.

“Arra.. Arra..”

Chaeri menggerutu lalu mengambil teropongnya kembali. Yixing mengecup singkat dahi wanitanya, lalu menujuk hamparan kelam diatas mereka lagi.

“Lihatlah, kesudut kiri itu, gugusan..”

“Cassieopiea”

Yixing terhenyak, aduh dia salah menunjuk rasi yang dulu pernah dipuja wanitanya, di Korea ini, Cassieopiea selalu berhubungan dengan lima pria yang bersatu dalam kelompok vokal yang hebat, dan leadernya, Jung Yunho, adalah mantan lelaki Chaeri, sebelum Yixing.

“Aku tidak bermaksud un..”

“Aku mengerti, cukup Yixing, aku dan dia sudah berakhir, uh.. rasanya jika bisa aku mau melemparkan diri ke Mars”

“Tidak kau lebih pantas dilempar ke Venus”

“Kenapa?”

“Karena Women from Venus, Men from the Mars”

“Tidak lucu, Zhang Yixing”

Yixing mengecup lembut lagi bibir Chaeri, lagi dan lagi..

“Jika bisa, aku akan membawamu ke Mars, kita bisa hidup berdua disana, kau tidak perlu legalitas atas perceraianmu”

“Ngawur”

“Tidak, aku bisa menyewa pesawat kesana”

“Zhang Yixing”

Yixing mengecup lagi bibir Chaeri

“Oh sial, aku benar-benar jatuh cinta padamu, dan kapan kau mulai mencintaiku..”

Ucap lelaki itu menggawang, kalimatnya lesap lagi, bersama hembusan angin malam yang menelisik diantara pelukan hangat Yixing pada Chaeri.

======================

[DRABBLE] DECISSION

Title : Decission

Author : Aishita Kim

Cast :
Zhang Yixing
Im Chaeri
Jung Yunho

Genre : mixed, romance, hurt

Lenghth : Drabble

Notes : bukan lanjutan dari drabble kemaren, hanya ide absurd yg pop-up gitu aja dikepala saya kkkkkk

======================================
-For the last time, Yixing didn’t want to loose his chance-
======================================

“Wuuahh.. ini indah sekali Yixing-aa”

Chaeri melebarkan matanya, pantulan roda besar dengan gemerlapan lampu-lampu cantik, berputar dihadapan gadis itu benar-benar memukau, seperti baru pertama kali dia melihat bianglala seumur hidupnya. Masih sekitar 300 meter lagi mereka bisa mendekati objek gemerlap itu. Sedikit membuat kaki pegal,Tapi keantusiasan Chaeri adalah lain cerita untuk Yixing, asal kekasihnya itu bisa tersenyum lebar, sudah cukup untuknya.

“Yixing Gege”

Yixing mengoreksi panggilan informal gadisnya, meskipun hanya tua sebelas hari dari Chaeri tetap saja Yixing harus mendapat panggilan kakak dari Chaeri. Chaeri tidak menggubris, dia malah menarik tangan Yixing, melingkarkannya pada pinggang rampingnya, mau tidak mau Yixing mensejajarkan tinggi badan mereka, setengah membungkuk, karena tinggi Chaeri tidak lebih dari pundak lelaki itu.

“Kau manja sekali, eoh”

Yixing bergumam di antara ceruk leher Chaeri, menyesapi harum magnolia yang menguar dari tubuh Chaeri.

“Mumpung aku bisa menemuimu di Changsa tanpa harus susah-susah meminta ijin dari si keras kepala Jung”

“Kau beralasan apa pada suamimu itu? Menemui Song Qian? atau sedang menikmati secangkir esspresso dengan Meng Jia”

“Tidak, aku bilang aku pergi kencan dengan Zhang Yixing ke Changsa Ferris Wheel”

“Kau gila!” Pekik Yixing, ia segera melepaskan pelukannya, lalu memutar tubuh Chaeri, menikam mata gadis itu dengan iris cokelat madunya.

“Kenapa? Bukan rahasia besar lagi kalau kita memang berhubungan kan? Lagipula Yunho Oppa memberikanku kebebasan setelah kita ketahuan malam itu”

Yixing menghela nafas putus-putus, mereka memang ketahuan tidur bersama oleh suami Chaeri beberapa bulan lalu, dan respon dari suami Chaeri hanya terkesan datar, Yunho hanya menarik lengan Chaeri, membungkus tubuh istrinya dengan selimut tipis lalu
membanting pintu kamar, Yixing juga heran,
jangankan membuat wajahnya bengkak, Yunho tidak mengeluarkan sepatah katapun, Padahal dia tidur dengan istri orang, salah satu perusakan norma di masyarakat bukan? Setidaknya satu luka lebam harus mendarat di sudut bibir Yixing.

“Tapi ini salah, Imcha-yaa, kita sekarang ada di area publik Changsa, banyak paparazi, ingat statusmu, kau istri sah Jung Yunho, dia seorang CEO yang sangat terpandang seantero asia, bagaimana jika foto kita tersebar, wajahmu sangat familiar di publik, headline surat kabar akan tertampang foto-foto skandal kita”

“I dont care, Yixing-aa”

“Kau harus peduli, gossip tentang Yunho dan Kim Jaejoong belum mereda, sekarang kau malah berencana merusak imejmu sendiri, tidak Im Chaeri, kita pulang sekarang”

“Apa peduliku lagi, Yixing-aa, aku masih bisa menerima jika dia bermain dengan perempuan lain, tapi ini apa? Dia terang-terangan memuja kecantikan pria adrogini sialan itu, jauh sebelum kita ketahuan tidur seranjang”

“Kau hanya cemburu, suamimu itu normal, dia hanya mengagumi sosok wanita yang hidup di dalam tubuh Pria”

“Tapi tidak dengan argumen-argumen sialan tentang garis rahang runcing, mata lebar yang cantik, dan kulit putih susu sempurna milik si Kim itu, apa aku kalah cantik? Jawab aku Yixing-aa”

“Aniiyaa.. tentu kau sangat amat teramat sangat cantik, jika tidak mana mungkin aku rela jadi bayangan Jung Yunho selama ini, dan kau juga hangat luar dalam”

Yixing mengakhiri rayuaannya dengan kecupan singkat di bibir Chaeri,

“Kau sangat cantik, Mrs. Zhang”

Pipi Chaeri bersemu merah, Mrs. Zhang, Yixing bilang? Ya Tuhan lelaki yang sedang mendekapnya ini terlampau percaya diri.

“Kau belum menikahiku, mana bisa kau mengganti nama depanku seenak jidat”

“Jadi kau ingin menikah? Denganku?”

Chaeri menunduk, dia juga binggung harus menjawab apa, jujur dia tidak mencintai Yixing, dia hanya perlu kehadiran lelaki itu saja.

“Karena aku ingin melepas Jung Yunho, dia sudah terlampau menderita dengan perasaannya sendiri, Yunho Oppa dan si sial Kim seharusnya hanya perlu saling menyadari ketertarikan itu, bagaimanapun juga cinta tidak mesti harus berjalan normal”

Giliran Yixing membulatkan matanya, jadi ini semua dibalik alasan dia tidak mendapat luka disudut bibirnya, atau makian kasar dari Yunho beberapa bulan lalu. Dan Gossip tentang penyimpangan CEO Jung Pharmaceutical itu benar adanya.

“Kau mendorong suamimu sendiri menjadi seorang homoseksual, Imcha-ya”

“At least, aku bahagia, melihat dia bahagia, aah sudahlah, ayo kita naik bianglala raksasa itu, aku mau membedakannya dengan London Eyes tempat aku dilamar Yunho Oppa dulu”

Yixing hanya menggendikkan bahu singkat, langkahnya otomatis mengikuti tapakan ringan kaki Chaeri, menuju landmark kota kelahirannya itu

“Ngomong-ngomong Mrs.Zhang, ini kencan pertama kita secara bebas dan tenang, aku bersyukur mengetahui kau dan suamimu.. yaah ini memang terdengar jahat, tapi.. aku bersyukur sebentar lagi kau akan berpisah darinya, kita bisa mulai dari.. auw! Kenapa berhenti mendadak”

Yixing menghentikan langkahnya seraya mencoba menyeimbangkan tubuhnya, untung saja dia bisa menguasai keseimbangan raganya, hingga tak membuat Chaeri yang berhenti melangkah tiba-tiba, tertimpa tubuhnya.

Chaeri seperti tidak mendengar apapun yang Yixing tanyakan padanya, mata wanita itu menatap lurus ke arah roda besar yang berputar konstan dihadapannya, the Changsa Ferris Wheel terlihat lebih megah, kilauan lampu membentuk huruf hangeul bertuliskan ‘Im Chaeri, mau menikah denganku?’ Berkerlip indah dihadapannya. Mata Chaeri memberat, buliran air mulai mengaburkan pandangannya, tapi mata Chaeri tidak akan pernah hilang kemampuaanya untuk hanya melihat satu sosok yang kini berlutut dihadapannya. dengan sebuah kotak berisikan cincin bertahta berlian

“Im Chaeri, Maukah kau menikah denganku lagi?”

Perlahan tautan jemari Chaeri pada Yixing merenggang, Chaeri hendak mengangsurkan jemarinya, tapi dengan sigap, Yixing mengenggam erat jemari kekasihnya itu, setengah membentak, ia berujar

“Jung Yunho-sshi, jangan mencoba merayu calon tunanganku lagi”

-kkeut
-end

[Drabble] Wintering Summer


Title : Wintering Summer

Cast : Zhang Yixing

Legth : Drabble

Author talk : haii reader deul.. lama nih ga ngepost, aku kembali membawa si cimut Yixing kkkk, eniwei.. mian kalo tulisannya ga rapi.. baru sekali ini ni ngepost pake tabket.. jadi fitur-fitur WP ga selengkap di lappie..

Ok.. lets enjoy uri Xing-Xing ^^

=====================================

“But love that comes too late, Like a remorseful pardon slowly carried, To the great sender turns a sour offence”-
William shakespeare

-Di Bulan Mei yang mulai memanas, Zhang Yixing terjebak dalam dinginnya salju bulan Desember-

Guguran bunga sakura di sepanjang Yeuido, mulai bertebaran terbawa semilir angin musim semi yang menenangkan, Yixing mengeratkan lilitan syal merah jambunya, aroma Chaeri yang tertinggal di setiap rajutannya, membuat Yixing semakin sesak, bulan desember baru saja berlalu 12 minggu, tapi rasa rindunya pada wanita itu tidak dapat terbendung.

sebulan bukan waktu yang cukup untuk saling melepas kerinduan, kelebatan bayangan ciuman mereka yang basah, gerakan liar mereka dengan deritan ranjang yang menyatu dengan udara dingin malam natal, menyeruak berputar seperti kepingan film di otak yixing.

Ah! Sial betapa dia merindukan wanita itu, tatapannya, suaranya, kecupannya, desahannya, semuanya.

Im Chaeri terlalu sempurna jika harus bersanding dengannya, memang tapi Jung Yunho juga tidak pantas menyandingnya.ia yang terlebih dahulu bertemu dengan putri keluarga Im tersebut, saling terpesona karena mampu menerjemahkan partitur rumit gubahan ludwig van beethoveen, Chaeri teman diskusi yang menarik bagi Yixing, reminder yang handal untuk penyakit pelupa akut Yixing, mereka hanya saling jatuh cinta,Hingga Yunho datang diantara mereka dengan status tunangan Chaeri yang didapat dari hasil perjodohan.

Meskipun Chaeri berjanji tidak akan melupakan Yixing, tapi Yixing yakin, lambat laun pesona Yunho mampu menjerat hati Chaeri.

Berbagai alasan tentu menyertai kesimpulan yang yixing buat sendiri.

Satu, Yunho lebih mirip dengan patung pahatan karya michaelangelo, tubuh pria itu terbangun sempurna dengan tinggi hampir menyentuh angka 185, garis wajahnya tegas tapi menyemburatkan kelembutan dan kehangatan. Yixing benar-benar kalah dengan pesona fisik tunangan kekasihnya itu.

Dua, Yunho punya segalanya, uang, perusahaan multi nasional, rumah mewah dengan segala fasilitasnya. Sementara yixing? Ia hanya seniman musiman ketika konser orkestra di bulan desember mendadak penuh jadwalnya.

Dan ketiga,
Restu orang tua Chaeri selalu menaungi Yunho kemanapun pemuda itu membawa Chaeri dalam setiap perjalanan bisnisnya. Yunho juga bebas menjamah tubuh gadisnya, ah! Mengingat ini Yixing jadi naik darah! Chaeri hanya punya waktu untuknya saat bulan di kalender menggelinding ke angka 12.
Yixing menghela nafasnya panjang, mengisi penuh-penuh alveoulusnya dengan udara hangat bulan mei, ia suka udara hangat, tapi sungguh meskipun dingin, desember selalu menjadi pilihan pertama lelaki itu dalam satu tahun putaran hidupnya.

-kkeut
-end

The Day Before

Embedded image permalink

TITLE         : The Day Before

AUTHOR     : Aishita Kim

GENRE        : Romance,Angst

LEGTH          : Drabble

MAIN CAST :

  • Zhang Yixing / Lay EXO
  • Jung Yunho DBSK
  • Im Chaeri (OC)

RATING                  : PG 17

 

DISCLAIMER         : Zhang Yixing life in his world, Jung Yunho in His mind, and  Chaeri life in their’s life. So please enjoy ^^

Author Note          :

Eheeeehehehehhe..

Aishita is back, mianhae.. aku jadi bikin cerita seperti ini, karena cinta terlarang benar – benar sulit untuk dimengerti. Well… saya tahu Yixing tidak seperti ini, tapi dia dimata saya, benar – benar terlihat rapuh dan kelabu.

Please, lest enjoy Uri Yixing 🙂

And Dont Forget RCL Juseyoooo ~aingg..

 

========================================================================

Chaeri menelisik wajah lelaki rapuh dihadapannya dengan jilatan kedua bola matanya. Pandangan wanita itu hanya terpaku pada  ekspresi tak terbaca milik si lelaki. Dingin, keras, datar, tak terbaca. Baru saja Chaeri mengatakan maksudnya bertemu dengan lelaki dingin ini, Chaeri ingin mengakhiri ikatan diantara mereka yang salah, jelas Chaeri ingin mengurai simpul tanpa batas dirinya dan lelaki di hadapannya, tidak lagi mengganggu harinya dengan Jung Yunho, Pria pertama yang sudah sah di bawah payung katredal untuk memonopoli perasaan dan tubuh Im Chaeri.

 

Si Lelaki yang tidak mengeluarkan setetespun air bening dari sudut indra yang mampu memvisualisasi keindahan dunia. Lelaki berwajah sendu yang harinya juga tak kalah abu – abu. Hanya menghela nafas sejenak, tidak ada yang berubah dari raut wajahnya, masih sendu,  Apa yang tercermin dari lubuk hatinya tidak pernah bisa terbaca Chaeri, kecuali saat mereka berdua beradu di atas peraduan dilapisi hangatnya selimut tebal di akhir pekan.

 

 

“kau tidak mencintaiku?”

 

Chaeri terpaksa menelan ludahnya sendiri, hidup satu atap hampir selama setahun di setiap akhir pekan dengan Yixing, sama sekali tidak membantu Chaeri mendapatkan kemampuan membaca pikiran lelakinya.

 

Bagi Chaeri, dunia Yixing memang absurd, Yixing seperti tertelan dalam galaksi tanpa batas. Retasan jiwanya hanya terlihat datar, sayu, lalu layu. Dari mata lelaki tentang Estetika  kemolekan dunia yang biasa Chaeri lihat dari sapuan bening retina lelaki kebanyakan, Yixing tidak mempunyai itu, tatapan kosong, pasrah dan hampa yang selalu didapati Chaeri ketika menarik kepala Yixing untuk mencium rekahan diantara hidung dan dagunya.

 

“Aku mencintaimu, untuk sebuah alasan yang tidak aku mengerti, kau sudah menjadi nafasku, aku jatuh hati padamu, Im Chaeri, meskipun hubungan kita hanya sebatas teman di atas ranjang”

 

Chaeri mencelos, telingganya masih normal dan tidak ada satupun benda penghalang yang menyumbatnya. Mata Chaeri menelisik lurus – lurus ke dalam legam iris Yixing. Ini mungkin hanya perasaanya, tapi ada sesuatu yang mulai hidup dari pantulan yang tercitra jelas di hadapan Chaeri. sesuatu yang panas dan membara, seperti kecemburuan yang tersirat.

 

“bercerailah dari Jung Yunho, aku mau anakku” tangan Yixing bergerak meraih jemari Chaeri, lalu menyimpannya dalam genggaman “tetap berada bersamaku dengan kau dalam masa depanku”

 

Giliran mata Chaeri yang membasah, dia diperlakukan seperti ini dua kali, dengan lelaki yang berbeda, semalam, Yunho merayakan kehamilan Chaeri dengan euphoria tinggi, suaminya itu nampak amat sangat gembira dengan kehadiran nyawa kecil di rahim Chaeri, meskipun Yunho tahu, anak itu bukan anaknya, tapi anak hasil hubungan Chaeri dengan Yixing. Karena sampai kapanpun, Yunho tidak akan pernah berhasil membuat perut Chaeri membulat, Yunho lemah, dan Yixing di hadirkan Yunho dalam rumah tangga mereka sebagai bank sperma.

 

Yunho tidak sembarang memilih orang, Yixing terpilih setelah kriteria tidak masuk akal yang dibuat Yunho terpenuhi oleh lelaki itu. Yixing yang dingin, tidak mengenal apa itu cinta karena perasaanya sudah mati, ditambah dengan dunia kelabu di dalamnya. Diyakini Yunho akan membendung rasa cinta yang akan muncul pada diri Yixing.

 

Tapi sayangnya, Jung Yunho keliru..

 

“Yixing-aah”

 

“aku tidak menerima penolakan, kau harus bersamaku, aku tidak kalah mapan dengan Jung Yunho, mungkin dimatamu, aku hanya lelaki yang hidup dari uangnya, tapi yakinlah, aku mampu menghidupimu dan anak kita kelak”

 

“perasaanku mengatakan ini salah semenjak awal”

 

Chaeri membiarkan matanya tergenang air, dia juga tidak mengerti kenapa hatinya sakit sekali, ada perasaan yang menuntutnya lebih saat Yixing meperlakukannya seperti ini, rasa ingin memiliki Yixing secara utuh, ada kebutuhan hidup dari menghirup udara yang Yixing berikan saat mereka menyatu di malam – malam kelabu.

 

Perasaan menuntut yang tidak lagi dia dapatkan ketika Yunho menyentuhnya. Chaeri tahu ini menyalahi aturan permainan yang mereka bertiga sepakati. Tapi dia merasa nyaman saat terjebak dalam kesunyian dunia Yixing. Dunia kelabu yang sama sekali tidak menarik jika dibandingkan dengan warna pelangi di hari – hari yang dia lalui bersama Yunho, sepuluh tahun lamanya.

 

“larilah bersamaku, kita ke China, dan memulai hidup yang baru disana”

 

Yixing semakin menggengam tangan Chaeri erat, dan gerakan kepala Chaeri mengakhiri tanya Yixing. Untuk pertama kalinya, langit di luar sana terasa lebih berwarna untuk Yixing. Senyum terkembang dari bibir lelaki itu, di ikuti tarikan kecil menyeret lengan Chaeri, di akhiri dengan kecupan manis, awal dari hari mereka nanti.

 

=====================================END====================================